• Awal Maret, Hatibinwasda Turun Melaksanakan Pembinaan dan Pengawasan

    Awal Maret, Hatibinwasda Turun Melaksanakan Pembinaan dan Pengawasan

  • Awal Maret, Hatibinwasda Turun Melaksanakan Pembinaan dan Pengawasan

    Awal Maret, Hatibinwasda Turun Melaksanakan Pembinaan dan Pengawasan

  • 7 Hakim Ikut Seleksi Calon Hakim Ekonomi Syariah tahun 2019

    7 Hakim Ikut Seleksi Calon Hakim Ekonomi Syariah tahun 2019

  • 7 Hakim Ikut Seleksi Calon Hakim Ekonomi Syariah tahun 2019

    7 Hakim Ikut Seleksi Calon Hakim Ekonomi Syariah tahun 2019

  • Percepatan Pembangunan ZI Jadi Salah Satu Agenda Pembahasan Rakor

    Percepatan Pembangunan ZI Jadi Salah Satu Agenda Pembahasan Rakor

Fokus Peradilan

 

Pontianak | www.pta-pontianak.go.id

Pengadilan Tinggi Agama Pontianak pada Selasa (05/12) pagi melakukan audiensi dengan Bank Syariah Mandiri area Pontianak terkait permohonan kerjasama pembayaran gaji dan tunjangan kinerja pegawai serta produk-produk layanan perbankan syariah yang ada di Bank Syariah Mandiri.

Kegiatan yang diikuti oleh seluruh pegawai Pengadilan Tinggi Agama Pontianak tersebut diawali dengan pengarahan dari Ketua Pengadilan Tinggi Agama Pontianak Drs. H. Maslihan Saifurrozi, SH.,MH yang membuka dengan sebuah ayat dari surah Al-Baqarah tentang perintah Allah SWT. kepada orang-orang beriman untuk masuk kepada Islam secara Kaffah.

Menurut Drs. H. Maslihan Saifurrozi, SH.,MH, pengertian kaffah disini bukan hanya terkait ritual ibadahnya saja akan tetapi juga muamalahnya. Salah satunya adalah menjalankan kegiatan simpan pinjam atau jual beli yang menggunakan prinsip syariah.

Kehadiran Bank Mandiri Syariah mendapatkan respon yang positif dari Ketua Pengadilan Tinggi Agama Pontianak. Hal itu terasa saat berdiskusi dengan Ketua Pengadilan Tinggi Agama Pontianak di ruang kerjanya, dimana Ketua Pengadilan Tinggi Agama Pontianak banyak memberikan wawasan keilmuannya tentang perkembangan ekonomi syariah saat ini.

Dalam kesempatan itu dihadapan seluruh pegawai, Bank Mandiri Syariah memaparkan produk-produk layanan perbankan syariah yang ada di Bank Syariah Mandiri khususnya yang menunjang kebutuhan ASN.
Bank Syariah Mandiri sudah tidak mengikuti aturan suku bunga dari Bank Indonesia, akan tetapi akad dibuat melalui kesepakatan kedua belah pihak antara pihak Bank dengan calon Nasabah.

Lebih lanjut, jika pada Bank Konvensional terdapat biaya Notaris, biaya Asuransi, biaya Provisi dan biaya administrasi, maka pada Bank Syariah Mandiri hanya dikenakan biaya Asuransi dan itupun cukup asuransi jiwa. Biaya lainnya adalah biaya administrasi, yang khusus pada bulan ini pegawai Pengadilan Tinggi Agama Pontianak hanya dikenakan 0,5 % dari besaran pinjaman.

Bank Syariah Mandiri berharap Pengadilan Tinggi Agama Pontianak menjadi instansi / lembaga yang ke 21, yang bekerjasama dalam hal pembayaran gaji dan tunjangan kinerja pegawainya. Sebagai informasi sampai dengan saat ini sudah ada 20 instansi/lembaga yang ada di Kalimantan Barat yang telah melakukan kerjasama dengan Bank Syariah Mandiri dalam hal pembayaran gaji dan tunjangan kinerja pegawainya termasuk beberapa Pengadilan Agama. (Roni)

LAPORAN TAHUNAN TAHUN 2018

PENGADILAN TINGGI AGAMA PONTIANAK

RENCANA STRATEGIS TAHUN 2015-2019 REV. 5

PENGADILAN TINGGI AGAMA PONTIANAK

















Pengunjung Saat Ini

We have 191 guests and no members online

Statistik Pengunjung

329806
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
2617
4009
31650
265147
74583
132356
329806

Your IP: 54.36.148.253
Server Time: 2019-02-16 10:15:25