• Komisi Informasi Lakukan Visitasi Layanan Informasi PTA Pontianak

    Komisi Informasi Lakukan Visitasi Layanan Informasi PTA Pontianak

  • Hadapi Lomba, Pengelola Website PTA Pontianak Lakukan Monitoring dan Evaluasi

    Hadapi Lomba, Pengelola Website PTA Pontianak Lakukan Monitoring dan Evaluasi

  • Berita Yang Ditulis Eet Mulyati, Terpilih Menjadi Yang Terbaik

    Berita Yang Ditulis Eet Mulyati, Terpilih Menjadi Yang Terbaik

  • Latih Jurnalis, PTA Pontianak Hadirkan Pemred Koran Terkemuka

    Latih Jurnalis, PTA Pontianak Hadirkan Pemred Koran Terkemuka

  • 3 Hal Yang Cukup Menghibur Dr. Drs. H. Insyafli, M.H.I. Selama Bertugas Di Pontianak

    3 Hal Yang Cukup Menghibur Dr. Drs. H. Insyafli, M.H.I. Selama Bertugas Di Pontianak

Fokus Peradilan

 

Pontianak | www.pta-pontianak.go.id

Pengadilan Tinggi Agama Pontianak menyelenggarakan Pelatihan Jurnalistik bagi calon jurnalis di Pengadilan Tinggi Agama Pontianak dan Pengadilan Agama Se Kalimantan Barat.

Kegiatan yang merupakan bagian dari acara Rapat Koordinasi Pengelola Website tersebut berlangsung pada Kamis (11/10/2018) pagi dengan menghadirkan narasumber dari Pemimpin Redaksi Pontianak Post Heriyanto.

Menurut pria yang pernah menimba ilmu jurnalis di luar negeri ini, untuk menjadi seorang jurnalis hal yang perlu diasah oleh para peserta adalah dengan banyak menulis. "Ibarat anak kecil yang belajar sepeda, orangtua tidak cukup hanya dengan memberikan teori tetapi juga harus dibelikan sepeda dan dipraktekkan" katanya.

Sebenarnya banyak sekali informasi pengadilan yang bisa dipublikasi kepada masyarakat. Dirinya mencoba untuk mengakses website dari Pengadilan Tinggi Agama Pontianak, namun menurutya conten-conten yang ada pada website tersebut masih kurang bisa memberikan informasi yang lengkap terhadap masyarakat.

"Selama ini masyarakat tahunya Pengadilan Agama hanya perceraian saja" katanya.

Menjadi tugas jurnalis nantinya untuk bisa memberikan informasi. Namun informasi haruslah sesuai fakta yang sudah di verifikasi terlebih dahulu. Verifikasi tersebut bisa melalui investigasi atau mewawancarai langsung narasumber.

Sementara itu Drs. H. Maslihan Saifurrozi, SH.MH mengharapkan informasi yang dipublikasikan di website pengadilan agama tidak mengandung image negatif dan beritanya valid bisa dipertanggungjawabkan. (Roni)

LAPORAN TAHUNAN TAHUN 2017

PENGADILAN TINGGI AGAMA PONTIANAK

RENCANA STRATEGIS TAHUN 2015-2019 REV. 5

PENGADILAN TINGGI AGAMA PONTIANAK