• Kubu Raya Telah Miliki Kantor Pengadilan Agama Sendiri

    Kubu Raya Telah Miliki Kantor Pengadilan Agama Sendiri

  • Kubu Raya Telah Miliki Kantor Pengadilan Agama Sendiri

    Kubu Raya Telah Miliki Kantor Pengadilan Agama Sendiri

  • Implementasi UU KIP, PTA Pontianak Dianugerahi Yang Terbaik Oleh Komisi Informasi Publik Provinsi Kalimantan Barat

    Implementasi UU KIP, PTA Pontianak Dianugerahi Yang Terbaik Oleh Komisi Informasi Publik Provinsi...

  • Implementasi UU KIP, PTA Pontianak Dianugerahi Yang Terbaik Oleh Komisi Informasi Publik Provinsi Kalimantan Barat

    Implementasi UU KIP, PTA Pontianak Dianugerahi Yang Terbaik Oleh Komisi Informasi Publik Provinsi...

  • BPK RI Lakukan Pemeriksaan Hasil Revaluasi BMN di PTA Pontianak

    BPK RI Lakukan Pemeriksaan Hasil Revaluasi BMN di PTA Pontianak

Fokus Peradilan
Error
  • JLIB_DATABASE_ERROR_FUNCTION_FAILED


Nusa Dua | badilag.mahkamahagung.go.id

Rangkaian perhelatan lomba Aplikasi Backup Sikep (ABS) Tahun 2018 telah berakhir.  Penunjukkan pemenang secara resmi diumumkan di Nusa Dua, Bali, Kamis (1/11/2012).

Untuk kedua kalinya, Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Pontianak menjadi juara bertahan di Zona II. Penghargaan yang sama diraihnya di Batam, Oktober tahun lalu. Zona II ini menunjukkan pengadilan tingkat banding yang mewilayahi 7 hingga 15 pengadilan tingkat pertama.

Dibawah PTA Pontianak, juara dua diduduki oleh PTA Palu. Kemudian disusul oleh PTA Jambi di urutan ketiga.

Untuk Zona I yaitu pengadilan tingkat banding yang mewilayahi tidak lebih dari 7 pengadilan tingkat pertama, peringkat pertama diduduki oleh PTA Maluku Utara. Peringkat kedua dan ketiga ditempati PTA Ambon dan PTA Bengkulu.

Di Zona III juaranya yaitu PTA Pekanbaru. PTA Medan dan PTA Padang mengikutinya di urutan kedua dan ketiga. Zona III merupakan pengadilan tingkat banding yang mewilayahi lebih dari 15 pengadilan tingkat pertama.

Sementara itu zonasi pengadilan tingkat pertama disesuaikan dengan zona pengadilan tingkat bandingnya. Untuk Zona I, Pengadilan Agama (PA) Morotai menjadi kampiunnya. Disusul PA Labuha di urutan kedua. Kedua PA itu termasuk wilayah PTA Maluku Utara. Urutan tiga ditempati PA Arga Makmur, yang termasuk wilayah PTA Bengkulu.

Di Zona II, tiga terbaik ditempati oleh PA yang termasuk wilayah yurisdiksi PTA Pontianak. PA Ketapang menduduki urutan pertama, diikuti oleh PA Putussibau di urutan kedua dan PA Mempawah di urutan ketiga.

Sama halnya dengan Zona II, tiga besar di Zona III berasal dari satu wilayah PTA,  yaitu PTA Pekanbaru. PA Selat Panjang, PA Dumai dan PA Bengkalis secara berurutan menempati urutan satu, dua dan tiga.

Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Dr. Drs. H. Aco Nur, S.H., M.H. melalui rekaman video menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, admin dan semua yang terlibat dalam lomba ABS ini. H. Aco Nur tidak bisa menghadiri langsung karena disaat yang bersamaan, ia harus mengikuti acara pembinaan pimpinan Mahkmah Agung.

Apresiasi juga dismpaikan oleh Plt. Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Dr. Drs. H. Sulaeman Abdullah, S.H., M.H. "Saya menyampaikan apresiasi yg tinggi. Saya sangat menghargai semangat, jerih payah admin ABS yang melakukan verifikasi dan validasi data," ungkapnya saat sambutan pengumuman pemenang.

Sulaeman Abdullah berpesan, walaupun telah digelar lomba ABS, tapi sekali-kali jangan melupakan SIKEP. "Keduanya harus tetap diperhatikan. Keduanya tidak boleh diabaikan," katanya.

Kriteria Penilaian

Lomba ABS tahun ini merupakan lomba untuk kedua kalinya. Objek penilaian yaitu 388 pengadilan yang terdiri dari 29 pengadilan tingkat banding dan 359 pengadilan tingkat pertama. Sama seperti tahun lalu,  disamping berdasarkan Zona, penilaian juga didasarkan pada 12 poin penilaian.

Poin penilaian tersebut adalah kelengkapan data dan e-doc, kelengkapan dokumen untuk kenaikan pangkat, kelengkapan data CPNS dan PNS pada riwayat mutasi data oleh PTA, kelengkapan data SKP PPK tahun 2016 dan 2017, dan kelengkapan data kesehatan,  pekerjaan, dan alamat pasangan.

Disamping itu dinilai pula terkait aktifitas validasi data oleh PTA, kevalidan penulisan NIP, gelar dan nama, kevalidan data TMT KP terakhir, kevalidan nomor telepon satker pada data diri pegawai dan kevalidan e-doc mutasi dn golongan pangkat terakhir.

Dua poin lagi yang menjadi penilaian adalah kevalidan foto pegawai yang sesuai ketentuan dan kevalidan dokumen definisi jabatan. Jika pada akhirnya dijumpai jumlah nilai yang sama, tim penilai akan memeriksa tingkat keaktifan satker dalam menginput data. (hirpan hilmi)

LAPORAN TAHUNAN TAHUN 2017

PENGADILAN TINGGI AGAMA PONTIANAK

RENCANA STRATEGIS TAHUN 2015-2019 REV. 5

PENGADILAN TINGGI AGAMA PONTIANAK

















Pengunjung Saat Ini

We have 61 guests and no members online

Statistik Pengunjung

000001
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total
0
0
0
0
0
1

Your IP: 54.163.22.209
Server Time: 2018-11-20 20:21:05